,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Jumat, 12 Juli 2013
Selasa, 02 Juli 2013
betapa munafiknya aku
judul yang tepat untuk menggambarkan aku yang sekarang
saat hari ini ku berkata A, ku tak bisa tetap berkata A dihari selanjutnya
saat hari ini ku ingin A, ku tak bisa tetap berkeinginan A, dihari selanjutnya
sebenarnya apa yang terjadi denganku??
kenapa aku semunafik ini dengan diriku sendiri??
ternyata semua itu menjadi kesakitan tersendiri,
kesakitan yang bukan kesakitan biasa
karna jika hal itu terjadi, aku menjadi tak berdaya untuk menahan sakit itu
sakit namun membuat bahagia
sakit namun membuat segalanya menjadi senyum dan sesuatu yang menyilaukan mata nurani
yah, betapa sadarnya saat kemunafikan itu ku lakukan
betapa aku tersadar saat aku membuka mata dan langsung menatap mata itu
mata kebrutalan yang sangat dan sangat aku cintai...
serasa terhipnotis, serasa bukan aku, namun memang aku yang melakukan
semua ku lakukan diatas alam sadarku
aku benar - benar muak dengan diriku sendiri
aku benar - benar capek dengan keadaanku sendiri
aku benar - benar ingin mengkahiri tatapanku sendiri
aku benar - benar ingin hengkang dari kemunafikanku sendiri
tapi bagaimana caranya???
saat hari ini ku berkata A, ku tak bisa tetap berkata A dihari selanjutnya
saat hari ini ku ingin A, ku tak bisa tetap berkeinginan A, dihari selanjutnya
sebenarnya apa yang terjadi denganku??
kenapa aku semunafik ini dengan diriku sendiri??
ternyata semua itu menjadi kesakitan tersendiri,
kesakitan yang bukan kesakitan biasa
karna jika hal itu terjadi, aku menjadi tak berdaya untuk menahan sakit itu
sakit namun membuat bahagia
sakit namun membuat segalanya menjadi senyum dan sesuatu yang menyilaukan mata nurani
yah, betapa sadarnya saat kemunafikan itu ku lakukan
betapa aku tersadar saat aku membuka mata dan langsung menatap mata itu
mata kebrutalan yang sangat dan sangat aku cintai...
serasa terhipnotis, serasa bukan aku, namun memang aku yang melakukan
semua ku lakukan diatas alam sadarku
aku benar - benar muak dengan diriku sendiri
aku benar - benar capek dengan keadaanku sendiri
aku benar - benar ingin mengkahiri tatapanku sendiri
aku benar - benar ingin hengkang dari kemunafikanku sendiri
tapi bagaimana caranya???
Senin, 01 Juli 2013
apakah harus??
ketika semua tak sejalan lagi,
kau tlah berbeda dgn apa yang ku kenal dulu
kau benar - benar berbeda,
setiap kali kutanya perubahan itu, kau pun dengan lantang menjawab "karena aku yang telah merubahnya"
dan saat ini ku coba ikuti apa yg kamu inginkan, aku pun ingin berubah seperti dirimu yang begitu kuat saat tak bersamaku
kau pun dalam masalah, itu alasan mu lagi,
dan ternyata, kawan'mu lah yang kau cari, yang kau ingin adalah mereka,
sore hingga malam , yang ku harap kedatanganmu, agar ku bisa ikut menenangkanmu, ternyata kau berpaling ke tempat yang begitu jauh, jauh hingga tak bisa berkomunikasi (off)
aku cemas, aku benar2 khawatir, sampai pagi ku tak bisa tidur, hanya memikirkan bagaimana keadaanmu,
sampai dipagi kemarin, ku coba berkali - kali menghubungimu sayang, masih off,
tak ada yang kau jawab, BBm (padahal udah R), telepon, aku masih berfikir akan kekhawatiranku itu, sampe aku pun ingin menyusul keberadaanmu,
dan siang, kau bbm , kau bilang sedang ke teman lama di krian, arrghhhh ,, muaakkkk
aku muuuaaakkk dengan alasan-alasan itu
kau berjanji menemuiku, sampai dua jam, 4 jam, 6 jam , 8 jam, sampai malam aku menunggu kamu,
ingin segera menyambutmu, ternyata yg kudapatkan ,,, (hanya sebuah telepon yang gag diangkat dan bbm yang cuma D), gag ada kabar lebih selain itu..
oohhh (itu yg kupikirkan saat itu)
dan hari ini, kau pun bersikap biasa, seolah tiada apapun yang terjadi, kau lupa atau sengaja melupakan??
aku masih kecewa, aku masih marah,
dan kau masih saja mencari alasan untuk kau mencari kebenaranmu..
(hatiku pun seperti bukan hatiku)
dan apakah rasa hatiku harus ,,,,,, ???
kau tlah berbeda dgn apa yang ku kenal dulu
kau benar - benar berbeda,
setiap kali kutanya perubahan itu, kau pun dengan lantang menjawab "karena aku yang telah merubahnya"
dan saat ini ku coba ikuti apa yg kamu inginkan, aku pun ingin berubah seperti dirimu yang begitu kuat saat tak bersamaku
kau pun dalam masalah, itu alasan mu lagi,
dan ternyata, kawan'mu lah yang kau cari, yang kau ingin adalah mereka,
sore hingga malam , yang ku harap kedatanganmu, agar ku bisa ikut menenangkanmu, ternyata kau berpaling ke tempat yang begitu jauh, jauh hingga tak bisa berkomunikasi (off)
aku cemas, aku benar2 khawatir, sampai pagi ku tak bisa tidur, hanya memikirkan bagaimana keadaanmu,
sampai dipagi kemarin, ku coba berkali - kali menghubungimu sayang, masih off,
tak ada yang kau jawab, BBm (padahal udah R), telepon, aku masih berfikir akan kekhawatiranku itu, sampe aku pun ingin menyusul keberadaanmu,
dan siang, kau bbm , kau bilang sedang ke teman lama di krian, arrghhhh ,, muaakkkk
aku muuuaaakkk dengan alasan-alasan itu
kau berjanji menemuiku, sampai dua jam, 4 jam, 6 jam , 8 jam, sampai malam aku menunggu kamu,
ingin segera menyambutmu, ternyata yg kudapatkan ,,, (hanya sebuah telepon yang gag diangkat dan bbm yang cuma D), gag ada kabar lebih selain itu..
oohhh (itu yg kupikirkan saat itu)
dan hari ini, kau pun bersikap biasa, seolah tiada apapun yang terjadi, kau lupa atau sengaja melupakan??
aku masih kecewa, aku masih marah,
dan kau masih saja mencari alasan untuk kau mencari kebenaranmu..
(hatiku pun seperti bukan hatiku)
dan apakah rasa hatiku harus ,,,,,, ???
Langganan:
Postingan
(
Atom
)