Sabtu, 09 November 2013

sayang

sayang,
aku benar2 merindumu,
benar2 ini menyiksa seluruh pikiranku
karna hati dan pikiranku sudah mulai tidak sejalan lagi.
sayang,,
beri aku penjelasan atas kerumitan ini
semua rumit utk ku pahami lagi
logika dan hati ini benar2 tak searah utk merindumu
sayang,
tolong jelaskan padaku, kenapa aku masih begitu sulit menerima mereka2
yang datang membawa masing2 cinta mereka
sayang,
aku merindumu , sangat merindumu
tak seorangpun yang kuceritakan betapa aku tersiksa harus pura2 seperti ini
kapan kau kembali??
dan akankah kau kembali??
dan haruskah aku berharap pada sesuatu yang tak pasti??
sayang,
kapan lagi kau memanggilku sayang??
kapan ??

masa2 sulit ini benar2 membuatku muak dgn keadaanku sendiri.
aku menyerah, aku berpasrah,
aku angkat tangan,
aku hanya menjalani apa yang ada sekarang
yang kosong tak berisi apapun lagi
biarlah ku berteman pada mereka2 yang saat ini suka denganku,
dan aku tak tau apakah aku harus memberi mereka harapan palsu
maaf teman2, aku benar2 masih sulit utk melupakan sayangku yang dulu, aku belum bisa membalas cinta kalian

selain Allah, diriku sendiri, dan blog ini, tak ada yang tau,
tidak, mereka dan mereka bahkan kalian tidak akan tau.. 

Selasa, 29 Oktober 2013

orang itu

orang itu,
benar - benar takut pada dirinya sendiri
takut akan kesalahan diri sendiri
dan menutupi ketakutan itu dengan menyalahkan orang lain,
aku cukup tersenyum melihat orang itu berkata terlalu banyak namun tak berarti

orang itu,
selalu menyibukkan diri dengan membicarakan orang lain,
tema'nya pun tak jauh utk menjelekkan org lain
padahal dirinya tak lbh baik dr orang yang dibicarakan,
aneh,

orang itu,
merasa dirinya'lah yang selalu benar,
selalu harus dihargai, dan merasa dirinya paling mulia,
munafik (itu penilaianku)

orang itu,
cukup miris aku melihat kesedihan dan pilu'nya,
cukup sadar betapa dia berlarut dalam kemalangannya,
namun aku sadar jika ku terlalu jauh memahami dan mendekatinya, orang itu akan menyalahkanku,
cukup hafal aku dengan orang itu.

orang itu,
tdk sejauh yang kamu pikirkan,
tidak.
cukup jauh aku mengenalnya, dan setiap ku lihat tingkahnya yang memojokkan dan menyalahkan aku,
aku hanya bisa coment (senyum aja)
karna itu'lah senjatanya, memutar omongan dan merangkai sanggahan2,
dan bila ku membalas sanggahan itu aku hanya takut utk tdk bertemu dengannya lg,
karna dia tidak jauh, dia hari-hariku..

dan dengan orang itu aku cukup diam dan memberi semua kesempatan utk selalu melakukan apa yang dia mau,
dan aku memaksa diriku utk bersandiwara menjadi apa yang dia mau, dan aku cukup tersenyum dalam hati utk memperkuat aktingku..
hahahahaa

Senin, 28 Oktober 2013

semenjak

semenjak aku tak lagi bersama dia,
tak sedikit dari kaum adam yang mencoba mendekatiku
mulai dari insial :
Dt
An
Ar
Ag
Re
Az
Af
Tr

mereka lebih mendekat, namun semakin mendekat dan memberi perhatian bahkan mengungkapkan sayang,
bahkan ada yang pengen langsungmelamar,
aku semakin tak mengerti dengan semuanya.
kenapa tak semudah dulu aku menerima orang utk menjadi kekasihku ??
sulit rasanya

sudah hampir lebih 3 bulan aku mencoba kuat,
mencoba melupakan, mencoba menerima yang lain,
yang ada, aku masih mengingatnya.. :'(

Ya Rabb,
rasa apa yang kini Engkau berikan pada hatiku,
balik'lah hatiku hingga aku tak ada rasa lagi untuknya,
aku benar2 gag bisa jika harus seperti ini

butuh berapa lama waktu menanti imam yang tepat utk kelak menjadi imamku??

Rabu, 16 Oktober 2013

kiNi

kini,
aku dihiasi oleh orang2 baru
oleh hati yang baru
banyak yang mengagumi'ku,
namun tak sedikit yang membenciku
entah ...

kini,
aku'pun merasa ada hatiku yang baru,
ada sebagian yang baru, beda dengan yang dulu
mungkin sebuah langkah pendewasaan dlm berkomunikasi dengan mereka

kini,
saat semua orang berlomba2 memenangkan rasa'ku, aku hanya bisa berpikir satu orang
yah, mantan kekasih
entah belum bisa move on, entah belum bisa melupakan
banyak kenangan yang blm bisa tersingkir dari pikiranku
aku merindunya, rindu pelukan, rindu senyuman, rindu suara, dan rindu sentuhan perhatiannya.

kini,
semua yang ku lalui menjadi aneh.
entah kusadari atau tidak, aku hidup seperti ini

kini,
aku membenci mereka
aku tak peduli dengan mereka
ku benci pada orang yang tak menghargaiku
aku cuek dgn mereka,
aku benci mereka
aku hanya bisa memendam rasa di hati saja
tak bisa ku cerita pada mereka
karna mereka'lah yang ku benci

kini,
mereka benar2 pandai bersandiwara
pandai bermuka dua bahkan lebih
pandai mencari kambing hitam
dan aku pun pandai bersandiwara juga,
pandai berakting seolah menjadi korban mereka.......

kini,
ada banyak obyek yang menjadi bebanku
kusadari itu....

Senin, 19 Agustus 2013

AKU MUAK

AKU BENAR-BENAR MUAK DENGAN SEMUA KISAH YANG ADA SELAMA INI
AKU BENAR-BENAR MUAK DENGAN PRIBADIKU,

AKU SUDAH TAK MENCINTAIMU,
TP KENAPA KU MASIH BISA MENANGISIMU???
 AARGHHH


F**K FOR YOU..

SSSHIIIITTTTT

Ajari Aku

kisah kita memang sudah kau akhiri,
cerita kita memang sudah kau ubah menjadi kenangan saja,
tak berbekas , hanya sedikit luka yang sedikit menyiksa

terima kasih pernah menjadi bagian ukiran ceritaku di dunia ini,
terima kasih pernah menjadi bagian dalam pikiran ini,

kini,,
yang aku mohon utk terakhir kalinya,
ajari aku untuk membencimu,
ajari aku untuk kuat dan cepat melupakanmu,
seperti yang kau lakukan saat ini,

ajari aku berpaling dari bayanganmu,
ajari aku bagaimana kau cepat mendapat apa yang kau mau,

aku benar2 polos,
tak bisa membohongi semuanya

ingin ku maki2, ingin ku caci,
tapi cintaku menutup kebencian itu, itulah kelemahanku,
aku benar2 lemah saat kutatap dua mata itu,

arrrrrgghhh!!!!
aku muak hidup seperti ini,
jujur aku masih menyayangimu, namun jujur aku tak ingin kembali padamu
aku masih menginginkanmu, namun aku tak mengharapkanmu
aku masih merindukanmu, dan semakin ku rindu, semakin ku ingin membenci dirimu
dengan seribu logika yang selalu membencimu

AKU MEMBENCIMU, DAN AKU BENAR2 MARAH PADAMU..
AKU MEMBENCIMU
AKU MEMBENCIMU
DAN AKU BENCI KAMU

SHiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiTT,
OMONG KOSONG!!!!!!

Jumat, 12 Juli 2013

pengen koma, tapi gag pengen titik

,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Selasa, 02 Juli 2013

betapa munafiknya aku

judul yang tepat untuk menggambarkan aku yang sekarang
saat hari ini ku berkata A, ku tak bisa tetap berkata A dihari selanjutnya
saat hari ini ku ingin A, ku tak bisa tetap berkeinginan A, dihari selanjutnya

sebenarnya apa yang terjadi denganku??
kenapa aku semunafik ini dengan diriku sendiri??
ternyata semua itu menjadi kesakitan tersendiri,
kesakitan yang bukan kesakitan biasa
karna jika hal itu terjadi, aku menjadi tak berdaya untuk menahan sakit itu
sakit namun membuat bahagia
sakit namun membuat segalanya menjadi senyum dan sesuatu yang menyilaukan mata nurani

yah, betapa sadarnya saat kemunafikan itu ku lakukan
betapa aku tersadar saat aku membuka mata dan langsung menatap mata itu
mata kebrutalan yang sangat dan sangat aku cintai...

serasa terhipnotis, serasa bukan aku, namun memang aku yang melakukan
semua ku lakukan diatas alam sadarku

aku benar - benar muak dengan diriku sendiri
aku benar - benar capek dengan keadaanku sendiri
aku benar - benar ingin mengkahiri tatapanku sendiri
aku  benar - benar ingin hengkang dari kemunafikanku sendiri
tapi bagaimana caranya???

Senin, 01 Juli 2013

apakah harus??

ketika semua tak sejalan lagi,
kau tlah berbeda dgn apa yang ku kenal dulu
kau benar - benar berbeda,
setiap kali kutanya perubahan itu, kau pun dengan lantang menjawab "karena aku yang telah merubahnya"

dan saat ini ku coba ikuti apa yg kamu inginkan, aku pun ingin berubah seperti dirimu yang begitu kuat saat tak bersamaku

kau pun dalam masalah, itu alasan mu lagi,
dan ternyata, kawan'mu lah yang kau cari, yang kau ingin adalah mereka,

sore hingga malam , yang ku harap kedatanganmu, agar ku bisa ikut menenangkanmu, ternyata kau berpaling ke tempat yang begitu jauh, jauh hingga tak bisa berkomunikasi (off)
aku cemas, aku benar2 khawatir, sampai pagi ku tak bisa tidur, hanya memikirkan bagaimana keadaanmu,

sampai dipagi kemarin, ku coba berkali - kali menghubungimu sayang, masih off,
tak ada yang kau jawab, BBm (padahal udah R), telepon, aku masih berfikir akan kekhawatiranku itu, sampe aku pun ingin menyusul keberadaanmu,
dan siang, kau bbm , kau bilang sedang ke teman lama di krian, arrghhhh ,, muaakkkk
aku muuuaaakkk dengan alasan-alasan itu
kau berjanji menemuiku, sampai dua jam, 4 jam, 6 jam , 8 jam, sampai malam aku menunggu kamu,
ingin segera menyambutmu, ternyata yg kudapatkan ,,, (hanya sebuah telepon yang gag diangkat dan bbm yang cuma D), gag ada kabar lebih selain itu..
oohhh (itu yg kupikirkan saat itu)

dan hari ini, kau pun bersikap biasa, seolah tiada apapun yang terjadi, kau lupa atau sengaja melupakan??

aku masih kecewa, aku masih marah,
dan kau masih saja mencari alasan untuk kau mencari kebenaranmu..

(hatiku pun seperti bukan hatiku)

dan apakah rasa hatiku harus ,,,,,, ???

Selasa, 18 Juni 2013

yang ku ingin

aku tak kuat jika harus seperti ini
aku tak kuat sendiri

aku tak kuat melihat yang disamping bahkan didepan
aku tak kuat melihat yang dekat bahkan jauh
aku tak kuat melihat semuanya

ingin ku pejamkan seluruh mata
ingin ku pejamkan selamanya

.........................................................................

Sabtu, 15 Juni 2013

dari aku

aku memang terlahir bukan dari kulit putih
tak terlahir pula dari darah biru
aku pun bukan seseorang sempurna untuk kau harapkan

entah kenapa dengan pemikiranku ini.

saat butuh, saat itu pula'lah kau mendekat, sedekat-dekatnya, hingga aku tak mau jauh darimu
sekali kau jauh dari mata ini, semakin aku tak tau apa yg tlah bergetar dalam jiwa

tanpa ada rasa haus, tanpa ada rasa lapar, gemetaran yg ku rasa.
semua semakin bertanya, apa ini yg dinamakan rindu??

tapi??
hanya dua hari saja??
apa yang membuatku rindu padamu??

kamu kemana??
kau beralasan apa lagi utk tak menemui'ku lagi??

ingin ku caci kau, tapi hanya bisa ku pendam saja
ingin ke tumui kau, tapi ku masih mencari sebab yang tepat

hingga malam itu ku bermimpi, bahkan sampai ke anganku
negatif dan negatif yg ku lihat dan ku pikir,

memang ku bersalah, belum percaya seutuhnya padamu
tapi semua bukti memang menunjuk kesitu???
apa yang bisa kau sembunyikan??
bohong apa lagi yang kau lakukan??
apa yang sebenarnya kau pendam??
ceritalah,,, jujurlah,,, sayang
katakan semuanya, meski itu menyakitkan tolong katakan,
jangan menyiksa seperti ini,
jangan membuat lemah seperti ini,,
yang tak tau kabarmu,
yang tak tau keadaanmu,

kini, kaupun berbeda dari yg ku kenal dulu.
kau berbeda sayang..

Senin, 10 Juni 2013

aku tak tau

berfikir,
ku terus berfikir tentang apa yang kufikir
memikirkan yang sepantasnya untuk aku fikirkan

terasa,
ku merasakan yang tak tau apa yg aku rasakan


aku tak tau
semakin ku tak mengerti...................

apakah cintaku salah??
yang berawal bukan dengan rasa??

tak ku sangka, dia yang begitu memberiku perhatian dan sayangnya
dan sayangnya semua itu bagaikan pisau
kapanpun bisa mengiris tanganku sendiri

aku pun tak tau

jika ada yang bisa kuungkap lagi, huruf demi hurufpun tak kan bisa mewakilinya
jika ada yang bisa aku tulis lagi, huffttt..
segala yang aku ungkap tak akan ada habisnya, walaupun diwakili lautan di dunia ini
semakin aku memikirkannya, semakin aku melogika rasa ini, semakin aku tak tau

itulah aku yang sekarang.
aku yang gag tau siapa aku, dimana aku, dan kapan aku,, berhenti dari semua ini.......

Jumat, 11 Januari 2013

apakah pikiranku sejalan dengan usiaku??

Satu.....
dia yang kini selalu menemani nafasku. tiga bulan berlalu, tiga bulan bersama.
nampak sebuah senyum dan tawa kecil dalam kedipan mata,
dan ternyata............

utk pertama kalinya, ku mengenal
utk pertama kalinya, ku mengetahui
utk pertama kalinya,

dia'lah yang pertama......
Tercapailah,,,,,,
seuntai do'a yang pernah terucap dalam penuh harapan
terjawab bahkan  terurai secara jelas, dan semakin jelas
keinginan yang  ternyata sebuah penyesalan, namun tak mungkin bisa ditulis penyesalan
tak  ada rasa yang bergelayut dalam gelombang asmara seperti dengan dia, yang menggetarkan segala pikiran kekaguman ini..

 Mungkinkah.....
perjalanan yang semakin tak wajar .
benar-benar tak sesuai nurani dalam diri
menjadikan kelam dalam hembusan.

namun, saat dalam hanyutan ombak tatapan matanya
rasa ini semakin lemah bahkan Arrghh!!!
sebuah sesal yang menyejukkan pandanganku, pandangan duniawi.

utk pertama kali itu.....

 erat,...
dalam genggaman dan pelukan yang erat
membisukan segala suara dalam batin ini......
tiada henti menyanyikan sentuhan indah yang nampak memang belum seharusnya..

apakah pikiranku sejalan dengan usiaku
merasuk dalam dan semakin jauh melakukan...
bahkan pikiran ini berkhianat pada tangan dan langkahku sendiri.
terlebih saat menyentuh kedalam sorot mata indah itu.

kini aku pun tak bisa melihat bayanganku sendiri, terlebih jika...

senyum sinis, dan senyum tangis..
semakin dalam aku menggali arti semua ini
memikirkan , akankah cinta?
namun, masih saja......

jauh dari keinginan..
tak sesuai angan,

sangat :
bodoh, jika aku menyimpulkan ini hal yang membahagiakan.
munafik, jika aku menyimpulkan ini hal yang menyedihkan
tolol, jika aku menyimpulkan ini hal yang menyakitkan

namun, jika ini dibilang kepuasan, 
mungkin lebih tepat..

semoga tindakanku tidak ingkar dengan pemikiranku 
semoga pemikiranku sejalan dan seimbang dengan usiaku.

jauh dari dasar jiwaku,
ingin ku dekat lagi dengan cahayaMU ya Rabbi,
seperti dulu, yang dulu selalu menangis dibawah kesadaran dosa-dosa
selalu merasa dekat denganMu, selalu
selalu membasahi bibir ini dengan 99 nama IndahMu.
itu selalu, setiap hari

hari-hari yang penuh cahaya.
aku ingin.....
Ya Allah, tunjukan pada kami, pada keadaan yang semakin salah.

tunjukan kekuatanMu agar bisa kuraih cahaya inayahMu